Archive for the ‘strategi’ Category

3 Cara Menggunakan Media Sosial untuk Dekat dengan Pelanggan

February 10th, 2010

Media sosial online, seperti Facebook atau Twitter, sangatlah efisien jika digunakan untuk lebih dekat dengan pelanggan. Anda bisa berkomunikasi dua arah dengan mereka secara lebih personal, intensif dan hemat biaya. Pesan yang ditinggal pelanggan, dapat dijawab satu-satu, tanpa harus real time (tidak seperti telepon bebas pulsa, yang memang harus tersedia dan merespons langsung), dan dapat dipersiapkan satu satu. Sifatnya pun dua arah, tidak perlu menunggu pelanggan komplain, tapi dapat menyapa mereka terlebih dahulu. Dan yang pasti, hemat biaya, karena yang dibutuhkan cukup sambungan Internet saja.

Kumpulkan Pelanggan Anda di Media Sosial

Bagaimana memulainya? Tentu Anda harus membuat account untuk perusahaan. Di Facebook Anda bisa memanfaatkan facebook page, di mana Anda dapat meletakkan profile, mengirim catatan, foto-foto, atau membuka forum diskusi. Setelah ini dibuat, undanglah pelanggan Anda more..

Rich Media Banner (seri 10 dari 10)

August 10th, 2009

rich media bannerBanner ad atau iklan banner adalah pendekatan yang paling diminati oleh para pemilik brand. Penyebabnya kurang lebih karena pemasangan banner adalah turunan dari iklan print/banner outdoor (non-online/non-digital). Sehingga bentuknya mudah dimengerti dan lebih mudah memperoleh justifikasi.

Rich Media Banner merupakan pengembangan dari iklan banner yang cenderung statik. Berbeda dengan banner biasa, rich media banner dapat disisipi beberapa kampanye yang interaktif, sehingga lebih memberikan more..

E-Newsletter yang Intrusif (Seri 8 dari 10)

May 12th, 2009

inbox-newsletterPengantar: Setelah hampir satu bulan blog ini mengalami mode hiatus, kini kami kembali dengan lanjutan seri artikel strategi marketing online yang pintar.

E-Newsletter adalah salah satu alat marketing online yang paling intrusif. Jika website hanya tampil jika user membukanya, maka email akan langsung masuk ke inbox meskipun pada awalnya orang yang bersangkutan tidak menginginkannya. Bayangkan jika Anda sebagai pemasar, dapat mengirimkan promo-promo, atau informasi terbaru terhadap pelanggan maupun calon pelanggan Anda, langsung di inbox, bersama email penting lainnya. Sungguh menggoda. Menurut survey Nielsen more..

MicroSite – menghadirkan experience (seri 7 dari 10)

March 31st, 2009

sample_viral_marketing1Banyak brand di Indonesia yang menggunakan microsite digabungkan dengan viral marketing(pesan berantai) sebagai media untuk kampanye online. Microsite adalah semacam website mini, yang hanya berisi beberapa halaman. Biasanya dibuat penuh dengan flash/animasi, banner promo dan antarmuka yang menyolok. Lebih lengkap lagi jika disertai permainan atau kuis berhadiah. Rata-rata microsite dibuat untuk kampanye dalam jangka waktu tertentu, lalu dinonaktifkan. Atau bisa juga didiamkan, untuk diaktivasikan lagi dengan pesan kampanye yang berbeda di lain waktu.

Beberapa contoh kampanye microsite yang digabungkan dengan viral atau banner adalah: more..

Pamer Foto di Flickr (seri 6 dari 10)

March 27th, 2009

flickr11Jika video sudah dimanfaatkan BlendTec untuk promosi blendernya, maka Flickr juga bisa dimanfaatkan sebagai media marketing. Buat yang belum tahu, Flickr adalah satu situs yang dimiliki oleh Yahoo untuk berbagi foto. Anda dapat menggunakan layanan Flickr secara gratis, cukup mendaftarkan account yahoo. Meskipun demikian, ada pilihan untuk pro, yang mengangkat batasan jika ingin mengupload foto dalam jumlah banyak.

Patut digaris bawahi bahwa di Flickr, ToS (Term of Service)-nya melarang penggunaan more..

Blog untuk Edukasi Pelanggan (seri 4 dari 10)

March 20th, 2009

cocacola_blogJika ingin menggeluti fotografi, tapi bingung bagaimana harus mulai, apa yang akan Anda lakukan? Coba tanya ke Google. Dan ternyata, referensi jawaban kebanyakan datang dari blog. Isinya pun beragam dari yang sudah ahli, maupun yang pemula. Apa yang mereka sampaikan adalah informasi jujur, bukan iklan, berdasarkan more..

Komunitas Online untuk Hobi (Seri 3 dari 10)

March 17th, 2009

urban-rangerJika Anda memiliki produk-produk yang berkaitan dengan hobi (atau profesi tertentu), maka Anda bisa membangun sebuah komunitas bersama. Beberapa contoh produk seperti ini adalah produk otomotif, gadget, rokok dan kamera. Atau produk layanan yang bersifat premium (orang yang menggunakan suatu produk bukan hanya karena fungsinya, tapi untuk gaya hidup). Pengguna produk-produk tersebut memiliki value yang sama terhadap sesuatu, sehingga cenderung fanatik terhadap brand tertentu.

Beberapa contoh produk tersebut misalnya:

  1. Dalam bidang otomotif, misalnya Jeep merawat komunitas Urban Ranger untuk saling berbagi pengalaman.
  2. Dalam bidang fotografi, Fujifilm menciptakan komunitas Z Spot Now untuk berbagi foto dan trik.
  3. Nike membuat komunitas Loopd untuk surfer, pecinta BMX dan aktivitas sejenis.

Dengan memelihara secara resmi komunitas-komunitas semacam itu, pemilik brand dapat mengetahui dengan jelas, apa yang diinginkan oleh customer mereka. Feedback dan kritik dapat dikumpulkan tanpa harus keluar biaya banyak. Bahkan jika ingin meluncurkan produk, komunitas ini dapat digunakan sebagai tim Focus Group Discussion. Keduanya sama-sama untung. Pengguna memperoleh produk yang semakin mendekati yang mereka inginkan. Pemilik brand dapat lebih fokus pada pengembangannya, yang ujungnya adalah peningkatan loyalitas.

Loncat ke Facebook (seri 2 dari 10)

March 16th, 2009

whopper-sacrificeJika Blendtec memanfaatkan youtube untuk marketing onlinenya, maka BurgerKing menggunakan aplikasi viral di facebook. Idenya sederhana. Anda cukup menghapus 10 teman Anda di facebook, dan Burgerking akan memberikan gratis Whopper Sandwich. Program Whopper Sacrifice ini begitu menariknya, hingga facebook memutuskan untuk menonaktifkan aplikasi ini karena masalah privacy. Jahatnya, setiap teman yang diputuskan akan diberitahu bahwa mereka diputuskan dari kontak. Hingga dibekukan oleh Facebook, aplikasi ini telah memutuskan 233,906 pertemanan.

Aplikasinya sendiri cukup sederhana. Tapi konsepnya yang diluar kotak, dan bersifat viral, membuat brand ini dapat mencuat di Internet dalam waktu yang tidak relatif lama. Intinya, media-media yang ada bisa dimanfaatkan tanpa perlu biaya mahal. Yang dibutuhkan adalah kreativitas out of the box.

Pendekatan Kreatif untuk Marketing Online (Seri 1 dari 10)

March 13th, 2009

Jika sebuah merek atau sebuah perusahaan ingin online, pasti yang terpikirkan pertama kali adalah website dan email. Itu adalah alat standar yang digunakan. Dengan website yang berisi informasi standar perusahaan, dan email untuk berkomunikasi, mungkin cukup untuk 5 tahun yang lalu. Tapi sekarang ini, di saat pertumbuhan website dan pertumbuhan pengguna Internet berkembang pesat, perlu tambahan amunisi agar online presence kita dapat memberi dampak.

Dalam tulisan berseri ini kami ingin menyajikan beberapa studi kasus merk-merk di luar, yang memiliki pendekatan kreatif tanpa harus keluar biaya relatif besar.

more..

Top Taktik Marketing Digital 2009

March 3rd, 2009

Berdasarkan polling yang dilakukan oleh TopRank online marketing, berikut adalah daftar tools yang digunakan untuk marketing online.

  • Blogging (34%, 183 Votes)
  • Microblogging (Twitter) (29%, 155 Votes)
  • Search engine optimization (28%, 151 Votes)
  • Social network participation more..
TAGS