ARTIKEL

3 Cara Menggunakan Media Sosial untuk Dekat dengan Pelanggan

February 10th, 2010

Media sosial online, seperti Facebook atau Twitter, sangatlah efisien jika digunakan untuk lebih dekat dengan pelanggan. Anda bisa berkomunikasi dua arah dengan mereka secara lebih personal, intensif dan hemat biaya. Pesan yang ditinggal pelanggan, dapat dijawab satu-satu, tanpa harus real time (tidak seperti telepon bebas pulsa, yang memang harus tersedia dan merespons langsung), dan dapat dipersiapkan satu satu. Sifatnya pun dua arah, tidak perlu menunggu pelanggan komplain, tapi dapat menyapa mereka terlebih dahulu. Dan yang pasti, hemat biaya, karena yang dibutuhkan cukup sambungan Internet saja.

Kumpulkan Pelanggan Anda di Media Sosial

Bagaimana memulainya? Tentu Anda harus membuat account untuk perusahaan. Di Facebook Anda bisa memanfaatkan facebook page, di mana Anda dapat meletakkan profile, mengirim catatan, foto-foto, atau membuka forum diskusi. Setelah ini dibuat, undanglah pelanggan Anda more..

Kendala Beriklan di Jejaring Sosial

September 30th, 2009

Beriklan di jejaring sosial ternyata masih menyimpan kendala bagi agency dan marketer di Amerika. Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan e-marketer, kebingungan darimana untuk mulai ternyata masih menjadi kendala yang paling besar. Padahal pengguna Facebook, hingga tulisan ini dibuat (september 2009) hampir mencapai 9.7 juta dengan rata-rata pendaftar baru 70 ribu orang per hari. Apa yang salah? more..

Rich Media Banner (seri 10 dari 10)

August 10th, 2009

rich media bannerBanner ad atau iklan banner adalah pendekatan yang paling diminati oleh para pemilik brand. Penyebabnya kurang lebih karena pemasangan banner adalah turunan dari iklan print/banner outdoor (non-online/non-digital). Sehingga bentuknya mudah dimengerti dan lebih mudah memperoleh justifikasi.

Rich Media Banner merupakan pengembangan dari iklan banner yang cenderung statik. Berbeda dengan banner biasa, rich media banner dapat disisipi beberapa kampanye yang interaktif, sehingga lebih memberikan more..

Toolbar yang Sering Dilupakan (seri 9 dari 10)

May 19th, 2009

toolbarToolbar adalah salah satu media iklan online yang cukup masif dalam hal eksposur. Dia hadir di peselancar (browser seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, Safari, Flock, Opera dan banyak browser lainnya) setiap kali pengguna menjelajah web. Dan ikut kemanapun user pergi dengan browsernya, toolbar akan selalu tampil. Apa saja yang bisa dielaborasi dari toolbar untuk keperluan marketing? more..

Vin Diesel dengan 3 Juta Fans di Facebook

May 14th, 2009

vin diesel dengan 3 juta penggemar

Vin Diesel bukanlah jajaran artis kelas atas di Hollywood. Tapi di Facebook, ia adalah orang kedua yang memperoleh fans terbanyak, di bawah Barack Obama. Saat tulisan ini dibuat, penggemarnya mencapai 3.551.802. Tiap posting, rata-rata 5 ribuan orang menyukainya dan 6 ribuan orang memberi komentar. Apa rahasia pemain Fast and Furious ini? Apa yang bisa dipelajari dari angka-angka yang fantastis ini? more..

E-Newsletter yang Intrusif (Seri 8 dari 10)

May 12th, 2009

inbox-newsletterPengantar: Setelah hampir satu bulan blog ini mengalami mode hiatus, kini kami kembali dengan lanjutan seri artikel strategi marketing online yang pintar.

E-Newsletter adalah salah satu alat marketing online yang paling intrusif. Jika website hanya tampil jika user membukanya, maka email akan langsung masuk ke inbox meskipun pada awalnya orang yang bersangkutan tidak menginginkannya. Bayangkan jika Anda sebagai pemasar, dapat mengirimkan promo-promo, atau informasi terbaru terhadap pelanggan maupun calon pelanggan Anda, langsung di inbox, bersama email penting lainnya. Sungguh menggoda. Menurut survey Nielsen more..

Belantara Baru Media Sosial bagi Pemilik Merk

April 2nd, 2009

Kebangkitan media sosial online seperti friendster, facebook, twitter tentu tak lepas dari pantauan pemilik merk. Mereka sangat peduli, namun memanfatkannya dengan pendekatan konvensional. Cukup pasang banner atau iklan. Pada saat ingin mengelaborasi secara penuh, ada semacam kebingungan tentang bagaimana media sosial itu bisa cocok dengan marketing sebuah merk.

Menurut Tom Smith dari Trendstream.net ada beberapa hal mengapa pemilik merk sedikit kesulitan dalam pemanfaatan sosial media sebagai alat marketing. Di antaranya adalah: more..

MicroSite – menghadirkan experience (seri 7 dari 10)

March 31st, 2009

sample_viral_marketing1Banyak brand di Indonesia yang menggunakan microsite digabungkan dengan viral marketing(pesan berantai) sebagai media untuk kampanye online. Microsite adalah semacam website mini, yang hanya berisi beberapa halaman. Biasanya dibuat penuh dengan flash/animasi, banner promo dan antarmuka yang menyolok. Lebih lengkap lagi jika disertai permainan atau kuis berhadiah. Rata-rata microsite dibuat untuk kampanye dalam jangka waktu tertentu, lalu dinonaktifkan. Atau bisa juga didiamkan, untuk diaktivasikan lagi dengan pesan kampanye yang berbeda di lain waktu.

Beberapa contoh kampanye microsite yang digabungkan dengan viral atau banner adalah: more..

Pamer Foto di Flickr (seri 6 dari 10)

March 27th, 2009

flickr11Jika video sudah dimanfaatkan BlendTec untuk promosi blendernya, maka Flickr juga bisa dimanfaatkan sebagai media marketing. Buat yang belum tahu, Flickr adalah satu situs yang dimiliki oleh Yahoo untuk berbagi foto. Anda dapat menggunakan layanan Flickr secara gratis, cukup mendaftarkan account yahoo. Meskipun demikian, ada pilihan untuk pro, yang mengangkat batasan jika ingin mengupload foto dalam jumlah banyak.

Patut digaris bawahi bahwa di Flickr, ToS (Term of Service)-nya melarang penggunaan more..

Cit cit cuit.. Dengan Twitter (seri 5 dari 10)

March 24th, 2009

adam-denison1Belum banyak yang mengenal Twitter di Indonesia. Di tulisan sebelumnya, telah saya sampaikan tips bagaimana menggunakan Twitter untuk kepentingan marketing. Di sini, kita akan paparkan sedikit angka-angka dan layanan di seputar Twitter. Dan artikel akan ditutup dengan beberapa contoh kasus bagaimana twitter di gunakan merk-merk besar, dan apa komentar mereka terhadap efektifitasnya.

Twitter didirikan oleh Jack Dorsey, Noah Glass, Biz Stone, dan Evan Williams pada akhir Oktober 2006. Layanan ini memperoleh popularitas semenjak Maret 2007. Dari data ComScore tahun 2008, pengunjung Twitter meningkat lima kali lipat dari tahun sebelumnya hingga mencapai more..

TAGS